Akhirnya Konsulat Kehormatan Indonesia di Palestina Resmi Berdiri

By | 17/03/2016

Indonesia dan Palestina

Melanjutkan rencana Indonesia mendukung kemerdekaan Palestina, setelah pelaksanaan KTT OKI 2016 di Jakarta awal Maret lalu, kini Indonesia sudah bergerak lebih mendekatkan diri lagi dengan Palestina. Dukungan kemerdekaan Palestina dan perdamaian untuk Palestina dimulai oleh Indonesia dengan mendirikan Konsulat Kehormatan Republik Indonesia (RI) di Kota Ramallah, Palestina.

Untuk pertama kalinya, Indonesia resmi memiliki perwakilan resmi yang mampu mendekatkan Indonesia dengan Palestina.

Mengutip dari Kantor Berita Antara, Selasa 15 Maret 2016 Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengatakan peresemian konsulat kehormatan Palestina sudah resmi dilakukan. Namun untuk tetap menjaga keamanan, peresmian konsulat kehormatan ini tidak dilakukan di Kota Ramallah, Palestina, melainkan di kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia di Amman, Yordania.

Mengapa peresmian dilakukan di Yordania?

Retno Marsudi menjelaskan bahwa ketika Ia ingin meresmikan di Ramallah, Ia mendapat pemberitahuan resmi dari pihak Israel untuk melarang kedatangan dirinya melakukan persemian konsulat kehormatan di Ramallah, Palestina. Akhirnya demi alasan keamanan, peresmian digeser ke Amman, Yordania.

Namun, walaupun begitu, Retno Marsudi mengaku tak gentar dengan ancaman Israel. Menurutnya yang terpenting adalah mission accomplished, mission is done!

Mission is done dalam arti Retno Marsudi adalah apapun ancaman Israel yang tak mengijinkan Indonesia masuk Palestina, yang terpenting perwakilan Indonesia di Palestina sudah resmi didirikan. Semoga dengan berdirinya Konsulat Kehormatan RI di Palestina ini, Retno Marsudi berharap Indonesia bisa berperan lebih besar dalam mengawasi proses perdamaian di Palestina.

Walaupun sempat dihalang-halangi oleh Israel, Retno Marsudi mengaku belum mendapatkan permintaan resmi dari Israel untuk bertemu. Walaupun begitu, Retno menegaskan Indonesia tak akan pernah takut dan gentar apabila Israel mengancam kehadiran Konsulat Kehormatan RI di Palestina.

Menurut Retno, pemerintah Indonesia tak pernah membahas rencana pendirian Konsulat Kehormaan ini dengan pihak Isral, sebab Retno menggarisbawahi, urusan pendirian Konsulat Kehormatan Indonesia di Palestina sama sekali bukan menjadi urusan Israel.

“Ini adalah Ramallah, ini adalah urusan antara Indonesia dengan Palestina,” kata Retno Marsudi.

Lantas apa tugas utama dari Konsulat Kehormatan Indonesia di Palestina ini?

Dijelaskan oleh Retno, tugas utama Konsulat Kehormatan Indonesia di Palestina adalah untuk menguatkan kerjasama Indoneisa dan Palestina di bidang ekonomi, serta mendukung perdamaian Palestina secara penuh.

Konsulat Kehormatan Indonesia di Palestina ini dijabat oleh Maha Abu Shusha, seorang warga asli Palestina. Selain peningkatan kerjasama ekonomi, Konsulat Kehormatan Indonesia di Palestina ini pun bertugas untuk melakukan proteksi terhadap warga negara Indonesia yang berkunjung ke Palestina, terutama untuk mendistribusikan bantuan kemanusiaan.

Dalam satu tahun kurang lebih ada 50 ribu orang Indonesia yang melakukan perjalanan ke Palestina. Kebanyakan untuk urusan kemanusiaan. Jadi dengan adanya konsul kehormatan, warga Indonesia akan lebih nyaman. Kalau terjadi apa-apa, ada alamat ada kontak orang yang dapat di raih sesegera mungkin,” imbuh Menlu Retno Marsudi. (cal)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *