4 Fakta Gambarkan Kondisi Ekonomi Malaysia lebih Anjlok dibanding Indonesia

By | 02/09/2015

Ekonomi Malaysia Anjlok

Tak bisa dipungkiri, dalam beberapa pekan terakhir, kondisi ekonomi Indonesia tidak sedang berada dalam kondisi yang baik. Pelemahan ekonomi ini menghantam berbagai bidang di masyarakat. Tanda paling nyata dari pelemahan ekonomi Indonesia ditunjukkan dengan terus anjloknya nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika. Imbasnya, kesulitan ekonomi melilit hebat pada jutaan pengusaha dalam negeri, baik dalam usaha kecil menengah maupun pengusaha besar. Terlebih bagi yang mengandalkan bahan baku impor.

Berkali-kali pun Pemerintah Indonesia mengatakan bahwa pelemahan ekonomi ini lebih banyak disebabkan oleh faktor eksternal, terutama karena faktor melambatnya ekonomi negeri China. Sehingga banyak investor penyuntik modal dari China hengkang dari negara-negara berkembang seperti Indonesia.

Faktanya memang pelemahan ekonomi ini tak hanya menyerang Indonesia, banyak negara-negara lain di Asia Tenggara yang ikut merasakan imbasnya. Bahkan satu negara tetangga, Malaysia diprediksi mengalami kesulitan ekonomi yang lebih buruk selalam tahun 2015 ini dibandingkan apa yang terjadi di Indonesia.

Berikut adalah 4 fakta yang menggambarkan kondisi ekonomi Malaysia lebih anjlok dibanding Indonesia:

  1. Nilai tukar ringgit Malaysia terhadap Dollar Amerika anjlok sangat parah

Jika dibandingkan dengan nilai tukar Rupiah, ternyata penurunan nilai tukar mata uang Asia paling parah terjadi pada Ringgit Malaysia. Dikutip dari laman Straits Times, JPMorgan Asia Dollar Index menghitung bahwa Ringgit Malaysia mengalami anjlok sangat parah mencapai 8,7 persen terhadap Dollar Amerika sepanjang bulan Agustus ini. Sedangkan Rupiah “hanya” mengalami penurunan sekitar 3,7 persen terhadap Dollar Amerika. Fakta ini merupakan catatan terburuk Malaysia sejak krisis ekonomi global pada 1998 lalu.

  1. Grafik ekonomi Malaysia justru semakin menurun karena hantaman politik, sosial, dan ekonomi sekaligus

Hari-hari ini suasana politik sedang kisruh di Malaysia karena tuntutan mundur Perdana Menteri Malaysia makin melemahkan kepercayaan investor untuk menanamkan modalnya di Malaysia. Rendahnya harga komoditas pokok yang bisa diekspor keluar Malaysia juga semakin menghantam grafik ekonomi Malaysia

  1. Singapura sebagai negara investor besar di Malaysia pun mulai khawatir

Tak bisa dipungkiri, negara kecil tetangga Malaysia, Singapura adalah investor besar di Malaysia. Jatuhnya nilai Ringgit Malaysia diakui Singapura telah menjadi masalah serius bagi Singapura.

  1. Perusahaan otomotif lokal di Malaysia telah PHK banyak karyawannya

Kabar terakhir dari anjloknya kondisi ekonomi Malaysia adalah fakta tentang Perusahaan otomotif lokal Naza Automotive Manufacturing Shd Berhad (Nam) terpaksa melakukan PHK terhadap hampir 50% dari keseluruhan jumlah pekerjanya. Kebijakan ini diambil setelah hilangnya pasar penjualan hingga mencapai 30-40 % akibat ketidakpastian ekonomi Malaysia.

Fakta di atas adalah gambaran umum betapa negeri semegah Malaysia saja bisa anjlok secara tiba-tiba akibat pelemahan ekonomi yang mengganas di Asia. Ditambah pula dengan konflik politik yang masih terus memanas. Bukan tak mungkin apa yang terjadi di Malaysia bisa segera merambat ke perekonomian Indonesia. Perlu ada langkah perbaikan ekonomi yang strategis dan efektif setidaknya hingga akhir tahun ini. Demi mencegah kasus kemiskinan dan penderitaan masyarakat kecil di Indonesia semakin meluas. (CAL)

img : gstmalaysiainfo

One thought on “4 Fakta Gambarkan Kondisi Ekonomi Malaysia lebih Anjlok dibanding Indonesia

  1. azhar

    sejelek-jeleknya ekonomi malasysia masih memberikan berkah bagi orang Indonesia yang miskin mencari penghasilan(tki/tkw), artinya wajar orang miskin mendo’akannya…

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *