3 Makanan Olahan Daging Qurban Khas dari Seluruh Dunia

By | 25/09/2015

Makanan Khas Idul Adha

Perayaan Idul Adha bagi sebagian besar masyarakat dunia adalah momen terbaik untuk menyantap makanan lezat berbahahan dasar daging qurban. Bagi negara-negara yang masih tergolong negara berkembang, tak selamanya ekonomi masyarakat mampu untuk membeli daging sapi atau kambing. Terlebih di negara yang kini sedang terlibat konflik besar yang tak kunjung usai seperti di Suriah, Irak, Somalia dan Negara-negara Timur Tengah lainnya.

Selama beberapa hari usai perayaan Idul Adha, pasti dengan mudah kita dapat menyantap olahan makanan daging kambing ataupun sapi yang didapat dari keberkahan ibadah qurban. Di Indonesia, makanan olahan daging qurban yang paling favorit biasanya berupa gulai kambing, rendang sapi, hingga sop daging. Olahan makanan penuh citarasa daging yang diolah dengan berbagai bumbu khas nusantara.

Lantas, bagaimanakah tradisi makanan olahan daging qurban di negara lain? mengutip dari CNN Indonesia, berikut adalah 3 makanan olahan daging qurban khas dari seluruh dunia.

  1. Kebab

Untuk makanan yang satu ini nampaknya sudah tak asing lagi bagi lidah masyarakat Indonesia. Sejak beberapa tahun terakhir, bisnis kebab menjamur di Indonesia. Dengan mudah kita dapat menemukan penjual makanan kebab di pinggir-pinggir jalan dengan harga yang amat terjangkau, dan rasa yang tak berbeda jauh dengan olahan burger di restoran cepat saji. Jika dilihat dari asal mulanya, makanan kebab ini berasal dari kawasan Timur Tengah dan kawasan Mediteranian. Menjadi makanan khas dari wilayah Turki dan sekitar Mesir. Kebab disajikan dengan irisan daging tipis yang ditutup dan digulung dalam sebuah roti pipih, ditambahkan dengan saus aneka warna dan sayuran sebagai pelengkap.

  1. Nasi Biryani

Bagi para pelancong yang akrab dengan wilayah Asia Tengah dan Asia Tenggara tentu juga tak asing dengan Nasi Biryani. Biryani adalah makanan yang sangat populer di negara-negara Asia. Hidangan ini adalah nasi (biasanya dari beras basmati) yang dimasak bersama aroma dan bumbu khas rempah-rempah, sayuran, dan daging. Nama Biryani berasal dari bahasa Parsi yang berarsi goreng atau panggang. Pada awalnya, Biryani dibawa oleh para pedagang dari Parsi (Persia) yang mengenalkan nikmatnya Biryani pada masyarakat India dan Pakistan. Hidangan nasi Biryani ini amat populer di Irak, Iran, Afghanistan, Bangladesh, India, Pakistan, dan Muslim Srilanka. Selama beberapa tahun terakhir, kepopuleran Biryani pun tersebar hingga ke Malaysia bahkan Indonesia.

  1. Tagine

Tagine (baca Tajine) adalah makanan khas yang punya sejarah panjang berabad lampau menjadi bagian dari peradaban masyarakat Afrika Utara. Tagine disajikan dengan cara memasak yang sangat khas. Yaitu menggunakan mangkok yang memiliki tutup seperti tudung. Mangkok untuk memasak Tagine terbuat dari keramik tanah liat yang tahan panas. Kini, Tagine mudah ditemukan di sekitar Aljazair dan Maroko. Di Maroko, tagine adalah makanan semacam rebusan yang terdiri dari campuran daging sapi ataupun kambing yang dicampur dengan sayuran. Lalu ditambahkan bumbu khas tradisional pesisir Afrika Utara seperti daun khusbur dan mukholat.

(CAL)

img : flavourdelivered.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *