Usahakan Paket Pangan Ramadhan untuk Daraya Suriah

By | 03/06/2016

bantuan-makanan-ramadhan-suriah

Di negara muslim yang mengalami konflik dan menderita, bulan Ramadhan tak banyak hal yang bisa membuat mereka tersenyum bahagia menyambutnya. Salah satunya adalah di Suriah, keadaan yang serba susah akibat serangan yang menghancurkan kehidupan mereka. Keadaan ini dipantau oleh Tim SOS ACT yang ingin masuk ke salah satu kota yang sampai saat ini dalam kondisi terblokade dan warganya menderita. Salah satu program ACT yaitu “berbagi paket pangan Ramadhan untuk Daraya Suriah.

Beberapa bantuan selama 1 bulan sudah tersalurkan ke kamp-kamp pengungsian, bantuan amanah dari Indonesia untuk warga di Suriah. Namun masih banyak kota-kota mati dari perekonomian akibat terus-menerus terjadi serangan dari rezim dan oposisi. Salah satu nya adalah Daraya, di bulan Ramadhan kali ini mendapat perhatian.

Daraya adalah sebuah kota di Suriah yang berjarak 16 Km dari Ibukota Damaskus. Namun di kota ini, sejak pertama kali perang meletus. Daraya adalah kota medan pertempuran hingga sekarang. Kondisi kota yang terblokade membuat derita warga yang masih bertahan hidup.

Menjelang Ramadhan, kabar baik muncul dari daratan Daraya. Iringan truk PBB dan Syrian Arab Red Crescent untuk pertama kalinya berhasil menembus kota Daraya pada Rabu (1/6/16). Konvoi lima truk besar bantuan kemanusiaan berhasil mendapat izin untuk menembus gerbang Kota Daraya.

Namun apa yang diharapkan tak sesuai dengan apa yang dibutuhkan. Lima truk besar terparkir di kawasan Daraya yang masih berpenghuni hanya menurunkan bantuan medis berupa vaksin, dan peralatan sekolah, tanpa makanan sama sekali. Padahal hal pokok yang dibutuhkan adalah sumber makanan dan penghangat.

klik disini untuk: donasi untuk suriah

“Buat apa ke sini kalau tidak membawa apapun yang bisa kami makan? Kami di sini hanya butuh makan,” ucap Hindi Abu Imad, melansir Al Jazeera.

Beberapa hari sebelum datangnya truk PBB masuk dalam gerbang Daraya, sebuah rekaman video sempat diunggah oleh jurnalis Aljazeera yang menetap di Daraya. Tiap detik rekaman video itu menggambarkan puluhan anak-anak Daraya berdiri di depan rumah mereka yang hancur. Kertas putih yang digenggam mereka menuliskan realitas pilu tentang Daraya.

bantuan-makanan-ramadhan-suriah1

“Kami butuh susu dan telur, beri kami sesuatu untuk dimakan,” begitu bunyi satu tulisan di atas kertas putih genggaman mereka.

Saat ini tim SOS Syria ACT masih berada di perbatasan Turki dan Suriah. Kenyataan yang ada di Daraya ini mendorong untuk bisa menembus untuk mendistribusikan bantuan makanan. Di bulan Ramadhan ini kami ingin berbagi kebaikan untuk saudara kita di Syria. Tim SOS menyusun strategi kemitraan dengan lembaga kemanusiaan lokal jika nanti Daraya bisa ditembus untuk memberikan bantuan makanan. (aly)

Paket Pangan Ramadhan ACT

sumber: act.id img: twitter/IBTimesUK

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *