Status Terkini Ancaman Erupsi Gunung Kerinci

By | 08/06/2016

erupsi gunung kerinci

Beberapa hari lalu ada kabar tentang kemungkinan tanda-tanda erupsi Gunung Kerinci. Berdasarkan laporan dari masyarakat setempat, kabut asap nampak menyembul dari puncak Gunung Kerinci. Mungkinkah menjadi pertanda erupsi Gunung Kerinci?

Nyatanya ketakutan itu tidak terbukti. Mengutip dari Kantor Berita Antara, Gunung Kerinci rupanya tidak sedang dalam periode erupsi. Hal ini dibenarkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi. Menurut keterangan resmi BPBD, dalam beberapa hari kemarin Gunung Kerinci memang mengeluarkan asap. Namun hanya asap biasa, bukan erupsi.

Menurut Dalmanto, Kasi Kesiapsiagaan BPBD provinsi Jambi, Gunung Kerinci belum erupsi. Kalau sudah erupsi dari puncak gunung akan muncul lahar dan material vulkanik seperti abu dan batuan kerikil.

Jadi, asap tipis yang keluar dari puncak gunung Kerinci bukan berupa abu vulkanik seperti yang beberapa hari lalu sempat dibicarakan di sejumlah media sosial.

Kesimpulan yang dirilis oleh BPBD Provinsi Jambi menyebutkan bahwa asap yang keluar dari puncak Kerinci hanya asap biasa, berupa abu halus yang berwarna kelabu. Belum bisa disebut sebagai abu vulkanik yang biasanya keluar menjadi pertanda dari letusan gunung.

Namun walaupun demikian, bukan berarti kewaspadaan atas kemungkinan erupsi Gunung Kerinci bisa disepelekan. Dalmanto mengatakan sampai dengan hari ini, masyarakat masih diperbolehkan untuk beraktivitas di sekitar kaki gunung Kerinci, namun jangan sampai melewati batas radius bahaya tiga kilometer dari puncak Gunung Kerinci.

Gunung Kerinci adalah gunung berapi tertinggi di Indonesia. Ketinggian gunung Kerinci mencapai titik puncak tertinggi 3.805 mdpl (meter di atas permukaan laut). Gunung Kerinci pun menjadi puncak tertinggi di Pulau Sumatera. Lokasi Gunung Kerinci dikelilingi oleh luasan hutan Taman Nasional Kerinci Seblat, habitat asli dari spesies terancam punah, Harimau Sumatera dan Badak Sumatera.

Secara geografis, Gunung Kerinci berada di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Berbatasan langsung dengan Kabupaten Solok Selatan, di Provinsi Sumatera Barat. Kerinci menjadi bagian tertinggi dari deretan gunung di sebelah barat Sumatera yang dikenal sebagai Pegunungan Bukit Barisan.

Menurut pantauan dari Pos Pengamatan Gunung Kerinci, gunung Kerinci kini masih berstatus waspada level II. Gunung Kerinci belum masuk dalam periode erupsi. Tidak ada peningkatan aktivitas seismik yang berarti selama beberapa pekan terakhir. Walau sempat diguncang gempa sebesar 6,5 Skala Richter di barat daya Gunung Kerinci pada Kamis (2/6) lalu, tidak sampai memicu aktivitas vulkanik dan memaksa terjadinya erupsi Gunung Kerinci.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *