Puasa Ramadhan bantu Tubuh Hilangkan Kolesterol

By | 14/06/2016

manfaat puasa untuk kesehatan

Puasa Ramadhan tahun 1437H sudah bergulir lebih dari satu pekan. Artinya, masih menyisakan 3 pekan ke depan untuk menangkap berkah Ramadhan sebanyak mungkin. Tak hanya berkah berlimpah, puasa Ramadhan pun dasarnya menjanjikan kebaikan yang tak terhingga bagi tubuh siapa pun yang berpuasa Ramadhan. Bahkan menurut paparan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Divisi Endokrinologi RS Hasan Sadikin (RSHS) Dr Miftahurahman mengutip dari Antara, hikmah puasa Ramadhan dapat menghilangkan perlahan tumpukan penyakit metabolik dalam tubuh. Penyakit metabolik ini di antaranya berupa endapan kolesterol dalam tubuh.

Menurut paparan Miftah, kepercayaan masyarakat yang seringkali menganggap bahwa puasa itu membuat lemas adalah kepercayaan yang keliru. Malah sebaliknya puasa Ramadhan justru akan meningkatkan potensi terserapnya metabolisme tubuh dengan sempurna. Dengan berpuasa Ramadhan, penyakit yang mencegah metabolisme terhambat bisa dihilangkan dalam waktu yang singkat.

Satu hal yang perlu disadari, selama berpuasa Ramadhan artinya kita mengurangi kelebihan metabolisme di dalam tubuh. Metabolisme berlebihan yang biasa kita konsumsi selama hari-hari di luar bulan Ramadhan biasanya akan mengendap di dalam tubuh, bertumpuk, dan makin sulit untuk dikeluarkan. Sisa metabolisme itu biasanya berupa asam urat, gula darah, atau malah kolesterol.

Nah selama bulan Ramadhan, tumpukan sisa metabolisme itu akan dibuang dari dalam tubuh. Sepanjang berjalannya bulan Ramadhan, tubuh akan melakukan detoksifikasi maksimal untuk mengeluarkan sisa-sisa metabolisme itu dan menyisakan tubuh yang bersih tanpa “racun” sisa metabolisme yang tak terpakai.

Dengan demikian, justru puasa akan selalu membawa peluang orang-orang yang menjalankannya untuk terus merasakan semangat yang produktif karena beban racun di dalam tubuh sudah mulai terbuang, metabolisme pun terserap secara maksimal tanpa meninggalkan residu yang tidak penting. Imbasnya tubuh akan makin sehat.

Sisa metabolisme yang paling sering ditakuti biasanya berupa tumpukan kolesterol. Banyak riset ilmiah sudah membuktikan bahwa puasa akan menetralkan kelebihan beban kolesterol dalam tubuh. Memberikan waktu dan kesempatan yang cukup bagi tubuh untuk membuang sisa kolesterol itu.

Apalagi, ketika menjalankan ibadah puasa Ramadhan, kadar insulin di dalam tubuh akan mengalami penurunan, kemudian sebaliknya ada peningkatan kadar glukarbon. Kondisi ini akan menjadikan tubuh dalam posisi pembakaran lemak yang sempurna.

Perkembangan ilmu kesehatan selama beberapa tahun terakhir sudah membuktikan banyak hal tentang manfaat puasa bagi kesehatan. Secara ilmiah, puasa akan meningkatkan daya tahan tubuh, memperbaiki struktur regenerasi sel, bahkan memperpanjang umur karena tubuh semakin sehat dan bersih dari racun. (cal)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *