Reuters: Militer Rusia di Suriah Sudah Tewaskan 1.000 Warga Sipil!

By | 22/01/2016

Rusia di Suriah

Konflik Suriah sampai detik ini masih menjadi tragedi yang belum berakhir. Pelepasan ego dan kepentingan pribadi Presiden Bashar al Assad telah mengorbankan ratusan ribu nyawa tak bersalah dari warga sipil Suriah. Kemelut konflik antara bermacam pihak yang berseteru yakni Presiden Suriah Bashar al Assad, ISIS, hingga kelompok militan lain makin hari makin menambah derita tak berujung warga Suriah.

Tak cukup dengan itu semua, selama beberapa bulan terakhir, Suriah pun menjadi medan pertempuran bagi militer Rusia. Dengan alasan membantu Presiden Bashar al Assad memberantas pasukan pemberontak ISIS, serangan udara Rusia setiap harinya membombardir desa-desa di Suriah. Alasannya menargetkan sarang ISIS, namun nyatanya ribuan warga sipil menjadi korban.

Seperti yang diungkap oleh laporan terbaru dari lembaga Syrian Observatory for Human Rights yang dipublikasikan oleh Reuters dan CNN. Mengutip dari laporan riset itu, nyatanya sejak Rusia ikut campur dalam perang Suriah pada 30 September 2015 lalu, serangan udara Rusia lebih sering menyerang lokasi-lokasi tempat berkerumunnya warga sipil.

Akhirnya justru malah serangan udara Rusia membunuh ribuan jiwa warga sipil. Catatan dari Syrian Observatory for Human Rights menyebutkan sedikitnya warga sipil Suriah yang tewas akibat “salah sasaran” militer Rusia di Suriah berjumlah 1.015 warga sipil, dari jumlah itu 200 korban merupakan anak-anak Suriah yang sama sekali tak bersalah.

Serangan udara Rusia yang dilakukan selama berkali kali di bawah perintah Presiden Bashar al Assad pun menewaskan 893 militan ISIS, kemudian menewaskan kelompok pemberontak lainnya sekitar 1.141 orang, kebanyakan adalah anggota pemberontak al-Nusra yang punya afiliasi sangat erat dengan al-Qaidah.

Sejauh mana keterkaitan Rusia dengan Suriah?

Perang Suriah selama beberapa bulan terakhir jadi ajang unjuk kekuatan militer dari militer Rusia. Hanya karena alasan Rusia adalah sekutu erat Presiden Suriah Bashar al Assad, puluhan pesawat militer Rusia membombardir desa-desa yang sudah hancur karena perang Suriah.

Dalam satu kesempatan, Vladimir Putin mengatakan, serangan mereka mengincar ISIS dan kelompok teroris. Namun strategi serangan udara yang digencarkan Rusia di Suriah jelas punya potensi salah sasaran yang lebih luas. Sekali saja serangan rudal dan roket ditembakkan, luas wilayah kehancuran menjadi semakin luas. Menewaskan puluhan hingga ratusan warga sipil Suriah sekaligus.

Dikutip dari CNN, sebelumnya Rusia membantah bahwa serangan mereka menewaskan warga sipil, mereka mengatakan serangan mereka sudah diperhitungkan presisinya seakurat mungkin. Bahkan mereka menyebut tuduhan serangan mereka menewaskan warga sipil adalah tuduhan yang”palsu dan klise.” (cal)

Img: telegraph

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *