Menilai Potensi Bencana Longsor Kali Code Yogyakarta

By | 12/04/2016

Longsor Kali Code

Kota Yogyakarta kini menghadapi ancaman baru, musim hujan tahun 2016 membuktikan bahwa Kota wisata yang kini makin semarak dengan hotel ini menyimpan risiko bencana longsor yang cukup berbahaya.

Lokasi bahaya longsor ini berada di sepanajang Kali Code dan Kali Winongo yang membelah Kota Yogyakarta dari Utara ke Selatan. Potensi daerah rawan longsor ini berada dalam tahapan kritis, sebab tebing pinggiran kedua sungai ini bentuknya begitu curam, jika tak diantisipasi bukan tak mungkin bencana longsor berkibat dampak yang mematikan.

Mengutip dari rilisan ilmiah yang dikeluarkan oleh hasil suvei dari tim Mitigasi Bencana Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM), potensi bahaya longsor di Kali Code dan Kali Winongo Yogyakarta sudah kritis, risiko bahayanya sudah tinggi. Sebab sudah dibuktikan secara ilmiah bahwa pinggiran sungai atau tebing sungai berkontur lereng yang curam dan tersusun oleh endapan sungai yang belum terpadatkan dengan baik.

Apalagi, menurut salah seorang peneliti dari Fakultas Teknik UGM yang terlibat dalam riset ilmiah menilik kondisi Kali Code dan Kali Winongo, aliran air sungai di Kali Code tiap hari makin menggerus bagian bawah dari tebing sehingga lereng pinggiran Sungai Code makin tak stabil. Terlebih ditambah dengan makin padatnya pemukiman warga di pinggiran Kali Code. Pemukiman padat di daerah aliran Kali Code Kota Yogyakarta begitu padat oleh pemukiman penduduk, makin menambah beban lereng.

Bukannya kondisi makin baik, justru perkiraaan dari peneliti di UGM malah melihat potensi longsor di Kali Code makin meningkat. Hal ini sudah terbukti pada awal Maret 2016 lalu ketika tebing di Kali Code betul-betul longsor, menghujam ke dasar Kali Code.

Sebabnya, risiko longsor di Kali Code ini makin meningkat karena dipicu oleh saluran pembuangan limbah rumah tangga dari pemukiman warga yang dibuang langsung mengalir ke lereng dan dasar sungai. Akibatnya erosi tebing Kali Code makin masif terjadi.

Jika dilihat dari nilai idealnya, seharusnya jarak pemukiman warga dari tebing Kali Code sama dengan jarak dari puncak tebing ke dasar sungai/jarak ketinggian tebing sungai.

Jika penataan pemukiman warga di Kali Code bisa diatur seperti demikian, maka akan menjada kestabilan kereng Kali Code dalam jangka panjang. Beberapa kawasan di Kota Yogyakarta yang terancam longsor Kali Code meliputi daerah Pogung-Sendowo-Blimbingsari-Gondolayu-Kotabaru. Sedangkan potensi longsor di Kali Winongo meliputi daerah Tegalrejo sampai Bugisan. (cal)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *