Melihat Kondisi Terowongan Gaza di Palestina

By | 20/04/2016

terowongan-gaza

Gaza Palestina, bertahun-tahun kota yang jadi bagian sah dari negara Palestina tersudut dalam kepungan Israel. Gaza dikepung dari berbagai arah, tembok pembatas tinggi menjulang, ribuan tentara Israel di perbatasan, dan garis laut mengepung warga Gaza Palestina tak bisa bergerak kemanapun, kondisi ini sudah menjadikan Gaza layaknya sebuah penjara raksasa yang mengurung warga Gaza dalam kemiskinan.

Namun bukan berarti Gaza tak bisa berdiam diri, ternyata secara diam-diam, mengendap di antara militer zionis Israel yang berjaga di perbatasan, warga Gaza membuat strategi jalur distribusi barang logistik dan manusia lewat terowongan panjang dari Gaza menuju wilayah Israel.

Mengutip dari CNN, baru-baru ini militer Israel mengakui telah menemukan sebuah terowongan panjang yang menghubungkan Gaza dengan dunia luar. Temuan terowongan Gaza ini dianggap sebagai temuan pertama sejak perang terakhir antara Gaza dan Israel tahun 2014 lalu.

Menjadi pengingat, tahun 2014 silam Israel mengepung Gaza, membombardir Kota itu dengan senjata berat, roket dan bom di tengah kota. Ketika itu, ada sebanyak 2.251 warga Gaza yang terbunuh, termasuk anak kecil dan perempuan. 10 ribu orang terluka dan 100 ribu jiwa kehilangan tempat tinggal akibat rusaknya infrastruktur dibombardir Israel.

Pasca peperangan Gaza dan Israel tahun 2014 silam, banyak terowongan yang digali oleh warga Gaza akhirnya roboh dan tak bisa digunakan lagi. Tak sedikit pula terowongan Gaza bawah tanah yang telah diamankan oleh tentara Israel.

Bagi warga Gaza, terowongan penghubung yang dibangun di bawah tanah sepanjang ratusan meter adalah jalur utama yang tetap bisa menghubungkan Gaza dengan dunia luar. Banyak terowongan di Gaza yang digunakan sehari-hari untuk menyelundupkan bahan makanan, logistik sehari-hari, material bangunan, dan persenjataan berat ke dalam Gaza yang diblokade total oleh Israel.

Jika tak lewat jalur penyelundupan terowongan bawah tanah ini, harga kebutuhan pokok di Gaza bisa melambung jauh sanga mahal, bahkan bisa ratusan kali lipat dari harga normalnya.

Dibantu oleh pejuang Hamas, warga Gaza secara sembunyi-sembunyi sudah sejak lama menyiapkan strategi pembangunan terowongan sebagai solusi blokade tak manusiawi dari militer Israel.

Desember tahun 2015 lalu, sayap militer Hamas, Brigade Qassam bahkan membentuk unit khusus yang tugasnya adalah menggali terowongan sepanjang ratusan meter, dan melengkapi fasilitas terowongan serta melatih tentara untuk menggunakannya.

Untuk tahun 2016 ini, Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh menegaskan bahwa tentara Hamas akan terus menggali terowongan dua kali lipat lebih banyak dibanding Vietnam. (cal)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *