Luar Biasa, Perempuan Palestina ini Menang Penghargaan Guru Terbaik di Dunia

By | 16/03/2016

hanan al-hroub-guru-terbaik-dunia-asal-palestina

Perlahan, dunia mulai memberikan dukungannya bagi Palestina. berderet kabar baik mulai datang untuk negeri yang puluhan tahun terkoyak oleh tingkah negara zionis Israel. Setelah sebelumnya tahun 2015 silam, PBB untuk pertama kalinya mengibarkan bendera Palestina di depan gedung pusat mereka di New York, Amerika Serikat, kini kabar baik kembali datang dari Palestina.

Beberapa hari lalu, bertempat di Dubai, Uni Emirat Arab, seorang perempuan berhijab dari Palestina, Hanan al-Hroub menerima sebuah penghargaan bergengsi sebagai guru terbaik di dunia atau Global Teacher Prize. Perempuan yang menjadi warga asli Palestina ini pun dianugerahkan hadiah uang tunai sebesar US$ 1 juta dollar atau sekitar 13 miliar rupiah atas prestasinya tersebut.

Bagaimana cerita perempuan Palestina ini bisa mendapatkan anugerah guru terbaik di dunia?

Ternyata, Hanan al-Hroub adalah perempuan tangguh asli Palestina yang sehari-harinya tumbuh dalam kerasnya hidup di negeri yang selalu dirundung perang dan konflik tersebut. Hanan al-Hroub sehari-hari memberikan seluruh waktu hidupnya untuk menemani tumbuhnya anak-anak Palestina dalam suasana penuh kekerasan. Ia berjalan dari satu kamp pengungsian ke kamp pengungsian lainnya.

Sambil mengajarkan anak-anak Palestina tentang ilmu-ilmu pasti, Hanan al-Hroub juga menekankan nilai-nilai pada anak Palestina bahwa hidup tak akan pernah berharga jika dijalankan dengan kekerasan.

Hanan al-Hroub mengajarkan anak-anak Palestina tentang segala kebaikan hidup di kamp pengungsian Bethlehem. Kamp pengungsian korban perang Palestina yang dipenuhi oleh kekerasan dari tentara Israel selama bertahun-tahun.

Hanan al-Hroub telah berusaha keras selama bertahun-tahun untuk melenyapkan rasa takut, depresi, dan trauma yang dirasakan oleh anak-anak Palestina ketika mereka melihat langsung penembakan dalam perjalanan ke sekolah.

Lewat pendidikan yang terintegrasi dengan moral, Hanan al-Hroub seorang diri mampu mengajarkan hubungan saling percaya, hormat kepada orang lain, saling percaya, dan kasih sayang tanpa kekerasan dan egosime.

Selama bertahun-tahun bermain dan belajar dengan anak Palestina, Hanan al-Hroub menuliskan semua pengalaman kemanusiaannya sebagai guru di tengah anak-anak Palestina itu dalam sebuah buku yang berjudul “Kita Bermain Kita Belajar”.

Akhirnya perjuangan Hanan al-Hroub sebagai guru bagi anak-anak Palestina mendapat balasan yang luarbiasa. Penghargaan bergensi Global Teacher Prize diberikan bagi Hanan al-Hroub oleh Yayasan Varkey. Yayasan sosial yang dikelola oleh perusahaan pendidikan internasional GEMS. Tujuan dari diberikannya penghargaan ini adalah untuk meningkatkan status profesi guru di seluruh dunia.

“Saya, saya menang! Saya bangga menjadi guru perempuan Palestina yang berdiri di atas panggung ini,” kata Hroub saat penganugerahan penghargaan itu di Dubai, seperti dilansir Guardian pada 13 Maret 2016. Saat yang bersamaan, tepuk sorai dari penduduk Palestina bergema di kamp pengungsian tempat Hanan al-Hroub mengabdi sebagai guru.

Penghargaan Hanan al-Hroub sebagai guru terbaik di dunia untuk tahun 2016 ini pun mendapatkan apresiasi setinggi langit dari Pangeran Williams dari Inggris. Prince Wiliiam mengirimkan pesan video ucapan selamat kepada Hroub yang telah memenangi penghargaan guru terbaik sedunia. Bahkan, seorang Pemimpin gereja Katolik, Paus Fransiskus pun mengirimkan kiriman video yang mengapresiasi sangat laur biasa kegiatan Hanan al-Hroub bagi anak-anak Palestina.

Dari theguardian dikutip, Hanan al-Hroub berencana akan menggunakan seluruh uang penghargaan yang Ia terima untuk membantu siswa dan guru di seluruh dunia memberikan yang terbaik di bidang pendidikan.

Selamat Hanan al-Hroub, jutaan penduduk Palestina pasti bangga kepadamu.

(cal)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *