Kurangi Sampah Plastik, Mulai Februari 2016 Kantong Plastik Belanja Harus Dibeli

By | 09/01/2016

pengurangan-kantong-plastik

Kejadian bencana alam memang tak bisa dicegah, namun di antara risiko yang terhampar, setidaknya mencegah kerusakan alam adalah hal paling bijak yang bisa dilakukan. Sebab, banyak bukti menunjukkan rusaknya alam adalah pemicu paling dasar dari bencana.

Atas dasar semangat itulah, nampaknya pemerintah mulai makin gencar melakukan kampanye pencegahan kerusakan lingkungan. Salah satu kebijakan tentang lingkungan yang akan diterapkan dalam waktu dekat di awal tahun 2016 ini adalah kebijakan pengurangan penggunaan kantong plastik.

Dilansir dari Beritasatu, mulai Februari 2016, warga yang berbelanja di minimarket, supermarket atau sejenisnya diwajibkan unutk membawa tas belanja sendiri. Jika tak membawa, kantong plastik yang disediakan oleh supermarket harus dibeli seharga tertentu. Kebijakan ini bertujuan baik untuk mengurangi perlahan penggunaan kantong plastik oleh masyarakat Indonesia. Untuk diketahui, kebijakan kantong plastik berbayar ini sudah menjadi budaya sejak lama di negara-negara maju.

Nantinya, kebijakan kantong plastik belanja berbayar ini akan diterapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan lewat Peraturan Menteri pada peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 21 Februari mendatang. Secara bertahap, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) akan memperkenalkan kebijakan kantong plastik berbayar di 17 kota kepada pemerintah daerah, dunia usaha atau peritel modern, dan masyarakat.

Perlahan, kebijakan pengurangan kantong plastik ini akan menjadi kewajiban bagi seluruh supermarket, minimarket di kota-kota besar seperti DKI Jakarta, Bandung, Bekasi, Depok, Bogor, Tangerang, Solo, Semarang, Surabaya, Denpasar, Palembang, Medan, Balikpapan, Banjarmasin, Makassar, Ambon, dan Jayapura. Jika sudah terbiasa, kebiasaan baik pengurangan kantong plastik ini pasti akan menjadi budaya sendiri bagi masyarakat Indonesia.

Namun, terkait dengan harganya, KLHK mengakui belum merapatkan dengan peritel modern terkait. Akan tetapi menyontoh dari apa yang sudah diterapkan di negara-negara maju seperti Hong Kong, Inggris, dan Amsterdam, biaya satu lembar kantong plastik belanja kira-kira seharga 50 sen. Mungkin kalau diterapkan di Indonesia, satu lembar plastik bisa seharga Rp. 500.

Namun ternyata, kebijakan kantong plastik berbayar ini sudah lebih dulu diterapkan di Kota Cimahi dan Bandung. Bahkan dari Beritasatu.com dilaporkan di Kota Bandung ada kebijakan bahwa ketika masyarakat mengembalikan kantong plastik ke ritel akan dibayar kembali dalam bentuk uang.

Untuk diketahui, sampah plastik atau sampah anorganik selama ini selalu menjadi penyumbang volume sampah terbanyak di kota-kota besar di Indonesia. Data yang dilansir dari Beritasatu.com, Pada 2014 terdapat 64 juta ton sampah dan 9,6 juta ton di antaranya adalah sampah plastik. (cal)

img : mirror.co.uk

6 thoughts on “Kurangi Sampah Plastik, Mulai Februari 2016 Kantong Plastik Belanja Harus Dibeli

  1. mahmud

    Tapi kalau cuma Rp 500,- ya sama aja, banyak yang pasti masih mau pakr plastik. Harus dinaikin harganya minimal biar orang-orang kalau mau beli mikir-mikir dulu…

    Reply
    1. Admin Post author

      Mungkin hanya untuk penyadaran publik sementara

      Reply
    2. Rizal Post author

      kalau diluar negeri ada vending machine sampah plastik, jadi bayar mahal untuk plastik tersebut bisa dapat ditukar dengan uang. saat ini bayar lebih dari plastik tersebut tidak jelas kemana. kalau untuk dana pembelian vending machine plastik gitu kan enak

      Reply
    3. Yohim

      OMONG KOSONG ………..KALAU MAU DISETIAP TOKO JANGAN / TIDAK DISEDIAKAN KANTONG PLASTIK, TERSERAH BAGAIMANA CARANYA PEMBELI MEMBAWA BARANG BAWAANNYA, ITU LEBIH TEPAT

      Reply
  2. Kakak partie

    Gara gara kantong plastik,rakyat kena dampaknya.
    Menurut saya bahan kantong plastiknya yg dibuat sedemikian rupa,agar hanya dalam waktu 1bulan atau 1minggu kontong plastik itu sudah hancur lebur.kalau bahan kantong plastiknya masih seperti biasanya,tetap saja ada yang beli.terutama kalau untuk orang yang banyak duitnya…,kalau saya sih lebih suka belanja dipasar tradisional,kantong plastiknya gratististis……hehehehe.

    Reply
  3. em setik

    Perlu buat setiap orang harus menyadari kalo kita jangan membuang sampah sembarangan…

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *