Kondisi Wilayah Darurat Longsor di Porworejo

By | 22/06/2016

kondisi-longsor-Purworejo

Memasuki hari ke-4 sejak kejadian tanah longsor parah di Purworejo 18 Juni 2016 kondisi wilayah darurat longsor di Porworejo ditetapkan mengingat potensi bencana sususlan yang masih ada dan keadaan warga pasca bencana. Terhitung pada Senin (20/6) sudah ditemukan 40 korban dan masih dilanjutkan proses evakuasi selama seminggu. Mendata besarnya korban dan parah nya longsoran, potensi longsor susulan masih bisa terjadi kerana selama bulan Ramdhan ini curah hujan bisa turun lebat kapan saja.

Bupati Purworejo, Agus Bastian sudah menetapkan status masa tanggap darurat untuk merespons cepat longsor dan banjir di wilayahnya. Penetapan status tanggap darurat ini berlaku efektif selama 30 hari, terhitung sejak hari pertama kali kejadian 19 Juni sampai dengan 18 Juli mendatang.

Data terbaru (22/6) dari Tim Disaster Emergency and Relief Management (DERM) ACT di lokasi kejadian, jumlah korban meninggal dunia yang berhasil dievakuasi di balik longsoran tanah mencapai 37 korban. Ini hasil evakuasi di Dusun Caok, Desa Karangrejo dan Desa Donorati, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Sedangkan kondisi wilayah longsor di Purworejo menurut BNPB secara keseluruhan telah mengakibatkan 19 rumah rusak berat, tiga jembatan rusak, dan 41 rumah hancur terpendam longsoran tanah. Tiga jembatan yang rusak tak bisa dilalui pasca diterjang longsor berada di kawasan Loning, Mranti, dan Caok.

Proses evakuasi cukup sulit akibat jembatan penghubung yang rusak tersebut kondisi di Desa Karangrejo dan Desa Donorati hanya berjarak tak lebih dari 4 kilometer dihubungkan oleh satu lintasan jalan desa. Terlebih rintangan lagi tumpukan lumpur setinggi belasan meter, batu-batu besar berserak di pinggir jalan ditambah lagi dengan jembatan putus makin menambah sulit akses menuju Donorati.

Kusmayadi selaku komandan Tim DERM ACT menceritakan langsung dari lokasi, “kondisi jalan menuju wilayah yang tertimbun longsor di Donorati adalah ujian terberat dan kendala signifikan bagi personel tim di lapangan,” ujarnya.

Kondisi warga korban tanah longsor di Purworejo ini masih menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Mereka masih cukup trauma dan berduka pasca longsor besar tiga hari lalu. Dalam kondisi darurat di wilayah longsoran, Tim Aksi Cepat Tanggap di Donorati sudah merilis rencana prioritas untuk melengkapi kebutuhan paket pangan ribuan warga yang terhambat aktifitas perekonomian mereka akibat banjir dan tanah longsor parah tersebut.

sumber: act.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *