Keberkahan Lailatul Qadar: Mari Doakan Kedamaian untuk Seluruh Dunia

By | 09/07/2015

doa-lailatul-qadar

Ujung dari Ramadhan tinggal menghitung hari. Sejak lusa kemarin, hitungan 10 hari terakhir di bulan ramadhan telah mulai berdetak. Bagi Muslim yang mampu memaknai 10 hari terakhir dengan ibadah yang terbaik, maka InsyaAllah keberkahan optimal dari malam Lailatul Qadar mampu dicapai. Rasulullah sudah memberikan penegasan bahwa barang siapa yang beribadah di malam Lailatul Qadar makan ia akan sama dengan pahala beribadah selama seribu bulan. Barang siapa yang berhasil menemukan dan memuliakan malam Lailatul Qadar dengan ibadah dan kebaikan tulus, maka Ia adalah manusia yang sangat beruntung dan dirahamati.

“Malam kemuliaan itu lebih baik dar iseribu bulan. ” (QS. Al Qadar: 3). Allah sudah menjelaskan dalam ayatNya di atas bahwa Lailatul Qadar nilainya sama dengan seribu bulan. Keberkahan dan kebaikan yang tersaji di malam kemuliaan itu akan sama dengan kebaikan yang digulirkan selama seribu bulan.

Nah, momentum Lailatul Qadar yang masih tersisa di malam-malam ganjil beberapa hari ke depan sudah selayaknya disikapi dengan sangat arif dengan melihat kondisi dunia yang sedang terjadi saat ini. Tak dapat dipungkiri bahwa dunia ini begitu timpang, di satu sisi kedamaian dan kebehagaiaan menjadi hingar-bingar tiada henti, di sisi lain derita dan duka pun tak berhenti menciptakan rasa iba.

Sudah seharusnya, Lailatul Qadar di ramadhan tahun ini menjadi momen untuk menyelipkan doa tentang penciptaan kedamaian di seluruh penjuru bumi. Visi perdamaian dunia dapat dimulai dengan ikhtiar solidaritas kemanusiaan, menghindari kebencian, kedengkian, provokasi, fitnah, dan sikap permusuhan. Usai menciptakan suasana damai, maka langkah selanjutnya adalah menutup ramadhan tahun ini dengan doa terbaik bagi kedamaian dunia.

Doa yang dipanjatkan untuk berhentinya setiap desingan peluru antara Israel dan Hamas di Palestina, doa yang disebut untuk damainya perselisihan antara milis Houthi dan pasukan koalisi Arab Saudi di Yaman, doa yang diucapkan dari hati yang tulus untuk kedamaian Suriah dari rentetan serangan senjata berat yang dilontarkan oleh ekstrimis ISIS, doa untuk kedamaian dan keberkahan masyarakat di wilayah tengah Sahara Afrika yang masih saja bergelayut kemiskinan dan penyakit akibat sanitasi buruk, hingga doa untuk terciptanya kemungkinan terbaik bagi nasib pengungsi Rohingya di tanah Rakhine, Myanmar.

Kedamaian tidak hanya didapatkan dari melakukan sesuatu untuk diri sendiri, melainkan juga untuk orang lain. Satu ucapan doa terbaik yang dipanjatkan di malam-malan ganjil 10 hari terakhir di bulan Ramadhan InsyaAllah akan bernilai terbaik menghapus duka dan derita mereka. Memenangkan ramadhan dengan hasil terbaik. (CAL)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *