3 Hal Tentang Dampak Kerusakan dan Korban Jiwa Gempa Kumamoto Jepang

By | 20/04/2016

Reiko Miura

Gempa Jepang yang melanda Pulau Kyushu bulan April 2016 ini tinggal menyisakan duka. Walau dampak gempa tak separah gempa dan tsunami Sendai tahun 2011 silam, namun tetap saja kerusakan yang ditimbulkan membuat mereka yang kehilangan hanya bisa meratapi betapa ekstrem dampak guncangan gempa di Jepang.

Seperti yang diketahui, pergerakan kuat lempeng Filipina yang menubruk ke arah utara lempeng Pasifik telah memicu sebuah gempa dengan intensitas 7,3 Skala Richter. Kekuatan gempa besar ini pun termasuk dalam kategori gempa terbesar di dunia. Selama ini, Jepang dengan segala kompleksitas lempeng tektonik di bawah permukaannya memang menyimpan potensi gempa besar di atas 6 Skala Richter.

Pelepasan energi gempa Jepang dekat dengan Prefektur Kumamoto ini pun tinggal membawa duka pilu, berikut adalah 3 hal yang tersisa tentang dampak kerusakan dan korban jiwa Gempa Kumamoto di Jepang:

  1. Gempa Jepang sedikitnya menewaskan 42 orang

Sampai dengan tulisan ini diturunkan, korban jiwa akibat gempa Jepang mencapai 42 orang, Kebanyakan dari korban tewas disebabkan karena tertimbun material bangunan yang ambruk diguncang gempa keras. Kehebatan Jepang dalam menanamkan mitigasi bencana kepada masyarakatnya telah mampu menekan sekecil mungkin dampak kematian akibat bencana gempa bumi di Jepang.

 

  1. Ada 30.000 regu penyelamat di seluruh Kumamoto yang bertugas mencari korban di reruntuhan

Kekuatan gempa Jepang yang menembus intensitas 7,3 Skala Richter jelas tak bisa dianggap remeh. Imbas dari guncangan sangat kuat ini, banyak bangunan bertingkat di Kumamoto yang roboh menimpa siapapun penghuninya. Sampai dengan beberapa hari pasca gempa Jepang ini, otoritas setempat menyatakan ada sekitar 30.000 regu penyelamat yang diturunkan untuk memeriksa reruntuhan, mencari siapapun yang masih bernyawa, memberi prioritas pada merek yang masih hidup. Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe menegaskan bahwa kawasan yang terdampak gempa di sekitar Kumamoto akan dinyatakan sebagai zona bencana dan terbebas dari segala pajak rekonstruksi.

 

  1. Semua penerbangan dan transportasi menuju Kumamoto Jepang masih ditutup

Sampai dengan tulisan ini diturunkan kabar dari Kumamoto Jepang mengatakan bahwa jalur transportasi umum dari dan menuju Kumamoto masih ditutup. Jalur penerbangan masih dibatalkan dan kereta api cepat dari Pulau Kyushu menuju kawasan lain di Jepang masih ditangguhkan.

Satu-satunya jalan menuju lokasi titik gempa Jepang dekat Kumamoto hanya bisa diakses lewat jalur darat. Namun beberapa jalan dilaporkan masih terputus oleh tanah longsor pasca gempa. Penduduk setempat masih mengharapkan bantuan dari helikopter untuk memasok makanan serta logistik. “Apa yang paling dicemaskan sekarang ialah makanan. Tak ada pasokan listrik atau air,” kata seorang Walikota yang wilayahnya diguncang gempa kuat 7.3 SR, Jumat 15 April 2016 kemarin. (cal)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *