Cegah Demam Berdarah, ini 3 cara Mudah Usir Nyamuk di Sekitar Rumah

By | 04/02/2016

cara-usir-nyamuk

Saat hampir seluruh wilayah Indonesia mulai rutin dilanda hujan deras dan cuaca ekstrem, saat itu pula secara bersamaan, ancaman lain muncul dari sisi kesehatan. Diperkirakan, puncak musim hujan selama Februari 2016 ini juga menjadi kabar buruk dari mulai berkembangnya jutaan ancaman sebaran virus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang di bawa oleh nyamuk Aedes Aegypti. Alasannya jelas, sebab nyamuk Aedes Aegypti pembawa virus demam berdarah berkembang biak dengan sangat subur di genangan-genangan air sisa hujan. Tak ayal lagi, nyamuk adalah sumber dari banyak penyakit selama musim hujan.

Lantas bagaimana cara efektif untuk cegah penyakit menular semacam demam berdarah ini tumbuh subur selama musim hujan? cara terbaik adalah dengan mengusir nyamuk yang berkeliaran di sekitar rumah.

Berikut adalah 3 cara Mudah Usir Nyamuk di Sekitar Rumah:

 

  1. Pastikan tak ada genangan di sekitar rumah pasca hujan turun

Satu alasan mengapa nyamuk makin banyak saat musim hujan adalah karena banyak sekali tempat berbentuk seperti wadah yang akan tergenang air setelah hujan deras turun. Genangan air itu bisa terjadi di selokan, saluran air di teras rumah, ember yang ditaruh di luar rumah, hingga pot bunga dll. Cara terbaik untuk mencegah berkeliarannya nyamuk di sekitar rumah adalah dengan memastikan tak ada genengan yang muncul untuk tempat nyaman berkembang biaknya nyamuk. Ajak juga tetangga menutup wadah-wadah yang berpotensi menimbulkan genangan sehingga dampaknya akan makin terasa.

 

  1. Hadirkan penangkal nyamuk alami di sekitar rumah

Sudah banyak riset membuktikan bahwa nyamuk punya banyak penangkal alami. Kurangi penggunaan penyemprot nyamuk yang banyak mengandung bahan kimia. Ganti penangkal nyamuk dengan bahan-bahan alami yang tidak disukai oleh nyamuk. Misalnya dengan membakar dupa aroma therapy yang beraroma jeruk. Kemudian bisa juga dengan wangi-wangi lavender atau rosemary. Nyamuk dipastikan akan menghindari ruangan yang berbau lavender atau aroma jeruk.

 

  1. Buang sampah-sampah yang tidak terpakai dari lingkungan rumah

Biasanya jentik-jentik nyamuk malah tumbuh subur di sampah-sampah yang sudah lama terabaikan di sekitar rumah. Misalnya sampah kaleng, ban atau ember yang sudah rusak. Seringkali Kita sering luput memperhatikan dan membuangnya ke tempat sampah. Akhirnya sampah-sampah seperti itu akan menjadi lokasi terbaik bagi nyamuk untuk berkembang biak. Sebab sampah-sampah berbentuk wadah seperti itu akan menampung air hujan dan berubah menjadi sarang nyamuk. Kemudian pastikan pula barang-barang tidak terpakai bersih dari sudut-sudut rumah. Faktanya nyamuk menyukai sudut rumah dengan barang yang menumpuk dan gelap. (cal)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *