Cara Membayar Zakat Fitrah | Pandauan Zakat Fitrah

By | 28/05/2018

Cara Membayar Zakat Fitrah

Cara membayar zakat fitrah | Zakat Fitrah merupakan ibadah wajib yang ada di bulan ramadhan dan wajib di tunaikan sebelum hari raya idul fitri, Seperti yang di jelaskan oleh dalil berikut ini :

Rasulallah SAW bersabda yang berbunyi :

Barang siapa yang membayar zakat fitrah sebelum shalat ied, maka termasuk zakat fitrah yang diterima, dan barang siapa yang membayarnya sesudah shalat ied maka termasuk sedekah biasa (bukan lagi dianggap zakat fitrah)“. (HR. Bukhari dan Muslim).

Sudah begitu sangat jelas dan gamblang mengenai kewajiban kita untuk menunaikan zakat fitrah, agar ibadah puasa di bulan ramadhan yang kita lakukan menjadi sempurna di hadapan allah swt.

Baca Juga :

cara membayar zakat fitrah

Berikut ini adalah cara membayar zakat fitrah yang benar dan sesuai syariat islam

Besaran zakat fitrah adalah 3.5 Liter beras, zakat ini juga dapat di tunaikan dengan membayar uang senilai 3.5 liter beras

Ada 8 Golongan yang berhak menerima zakat fitrah di antara nya adalah

  • Orang Fakir

Orang Fakir adalah orang yang tidak mempunyai harta, hasil usaha atau pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan pokok diri sendiri dan tanggungan seperti anak dan istri  termasuk makanan, pakaian, tempat tinggal serta keperluan-keperluan hidup yang lain.

  • Orang Miskin

Sedangkan yang dimaksud dengan orang miskin adalah yang mempunyai harta, hasil usaha atau pekerjaan akan tetapi masih tidak atau belum mencukupi untuk menanggung diri sendiri dan tanggunga keluarga nya.

  • Amil Zakat ( Pengurus Zakat )

Amil Zakat adalah orang yang mengurus pelaksanaan zakat mulai dari tahap pengumpulan sampai pendistribusian zakat.

  • Mualaf ( Orang Yang Baru Masuk Islam )

Mualaf disini adalah yang masih lemah iman nya tujuan dari mualaf mendapat zakat fitrah disini adalah agar      semakin menguatkan iman nya tentang agama islam.

  • Hamba Sahaya ( Riqab )

Riqab merupakan, golongan mukatab yang ingin membebaskan diri, artinya budak yang telah mendapatkan jani oleh tuannya akan dilepaskan jika ia dapat membayar sejumlah uang tertentu dan termasuk pula budak yang belum mendapatkan janji untuk memerdekakan dirinya.

  • Orang yang memiliki hutang (Gharimin )

Yang di maksud gharimin adalah orang yang menanggung hutang dan tidak sanggup untuk membayarnya karena telah jatuh miskin. Mereka bermacam-macam di antaranya orang yang mendapat berbagai bencana dan musibah.

Ada beberapa syarat mengenai golongan ini yaitu : utang yang ada bukan untuk maksiat, orang itu berhutang dalam rangka dalam melaksanaan ketaatan dalam syariat islam.

  • Fisabililah

Yang di maksud Fisabilalah merupakan orang-orang  yang berjuang di jalan Allah dalam pengertian luas sesuai dengan yang ditetapkan oleh para ulama fikih. Intinya melindungi dan memelihara agama serta meniggikan nilai nilai agama, seperti berperang, berdakwah. contoh nya adalah da’i, suka relawan perang.

  • Ibnu Sabil

Ibnu Sabil merupakan orang yang terputus bekalnya dalam perjalanan, untuk disaat ini, di samping para musafir yang mengadakan perjalanan yang dianjurkan agama. Ibnu sabil sebagai penerima zakat juga dipahami dengan orang yang kehabisan biaya diperjalanan ke suatu tempat bukan untuk melakukan maksiat. Tujuan pemberian zakat untuk mengatasi ketelantaran, meskipun di kampung halamannya ia termasuk mampu.

Zakat Fitrah Harus Di Bayarkan menjelang imam sholat idul fitri naik ke mimbar nya karena jika lewat dari waktu tersebut maka di anggap sebagai sedekah biasa.

Salurkan zakat fitrah anda melalui lembaga zakat dan sodaqah terpercaya seperti Global Zakat yang telah terbukti sebagai lembaga amil zakat bereputasi baik di indonesia

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *