Bantuan untuk Masalah Krisis Air di Gaza Palestina

By | 12/07/2016

bantuan-krisis-air-gaza
Krisis Air di Gaza – Nasib warga Gaza Palestina saat ini semakin memprihatinkan, desakan dan serangan dari Israel terus mematikan masyarakat muslim di Gaza. Tekakan dari zionis datang dari berbagai sisi, saat ini yang paling buruk adalah masalah air. Air sebagai salah satu sumber kehidupan utama makhluk hidup tak mudah didapatkan di Gaza. Krisis air di Gaza saat ini merupakan masalah besar yang diprediksi semakin parah hingga tahun 2020.

Melihat saudara muslim di Gaza yang sangat butuh bantuan saat ini seluruh muslim di seluruh dunia, termasuk Indonesia, tak bisa tinggal diam. Suatu kewajiban nurani untuk memberikan bantuan, meskipun tidak mudah selalu ada cara untuk menyelamatkan nyawa-nyawa saudara di Gaza dari pembunuhan secara kaasar dan halus dari zionis yang belum ada hentinya.

Dikutip dari sahabat al Aqsha bahwa laporan PBB mengenai kondisi Gaza pada tahun 2020 yang dipublikasikan pada Agustus 2012 menyatakan: “Kini 90% air dari akuifer tidak aman untuk diminum tanpa pengolahan. Menurut Otoritas Air Palestina, sekitar 10.000 warga Gaza tidak memiliki keran-keran air di dalam atau di dekat rumah-rumah mereka, dan sekitar satu juta orang tidak memiliki akses terhadap air.

“Seluruh sistem air harus diperbaiki. Sebagian besar kasus, air benar-benar tak layak diminum,” kata Bisan Aljadili, mahasiswa Universitas Islam Gaza, dari kamp pengungsi Alnusierat, kepada Palestine Chronicle. Penjajah Zionis juga menolak masuknya peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan untuk pembangunan, pemeliharaan dan pengoperasian fasilitas air dan sanitasi ke Jalur Gaza yang terblokade.

Kurangnya pasokan air merupakan satu lagi tragedi yang membuat rakyat Palestina menderita. Namun, mereka tak punya pilihan selain menyesuaikan diri dengan situasi tersebut agar bisa bertahan di tengah-tengah beratnya kondisi di Jalur.

bantuan-krisis-air-gaza-1

Sebagai wujud kepedulian bangsa Indonesia, sejak 2014 Aksi Cepat Tanggap (ACT) membangun Waterwell (sumur air) di Jabalia Utara yang setiap hari hasil airnya disalurkan ke titik-titik kekeringan di Gaza melalui truk pengantar air “Mobile Water Tank”. Mari, terus alirkan kebahagiaan di bumi Palestina, menghapus duka mereka.

Muslim Indonesia akan selalu peduli untuk membantu rakyat Gaza yang hidup sangat menderita seperti saat ini, amanah masyarakat Indonesia memalui ACT terus disampaikan. Bahkan berkali-kali Syeikh dari Gaza datang ke Indonesia melalui ACT untuk menyampaikan terimakasih kepada masyarakat Indonesia dan menyampaikan penderitaan yang mereka alami.

Img: instagram.com/actforhumanity

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *