Banjir di Indonesia Sepanjang 2016

By | 27/12/2016

Indonesia sebagai negara yang terletak diantara dua benua menyebabkan indonesia memiliki tiga iklim yaitu iklim musim (muson), iklim tropis serta iklim laut. Iklim musim terjadi akibat pengaruh angin musim yang bertiup berganti arah setiap setengah tahun sekali, oleh karena itu di Indonesia kita mengenal istilah musim kemarau dan musim penghujan. Musim penghujan yang biasanya terjadi di antara bulan Oktober-April mengakibatkan curah hujan di hampir setiap wilayah Indonesia tinggi, data BNPB menjelaskan bahwa sedikitnya enam wilayah  memiliki curah hujan yang cukup tinggi di seluruh Indonesia, diantaranya adalah Bali, NTB, Bengkulu, Lampung, seluruh Jawa dan sebagian wilayah Sumatera Barat.

Curah hujan tinggi yang tidak diimbangi dengan sistem drainase (penyerapan air) yang baik dapat dipastikan akan menjadi penyebab banjir. Penataan kota dan kabupaten hingga ke pelosok negeri sudah dilakukan, namun tak ayal bencana banjir kembali datang di bumi pertiwi Indonesia. Sejarah kelam ribuan rumah, hewan ternak, bahkan infrastruktur kota yang hancur akibat terjangan banjir belum juga bisa dihapus dari sejarah kebencanaan Indonesia. Sepanjang tahun 2016, banjir masih menjadi bencana yang menakutkan bagi sebagian kota/kabupaten rawan banjir, mirisnya daerah yang dulu tidak pernah terkena banjir, di 2016 ini harus merasakan terjangan bencana nasional tersebut.

Berikut kilas balik bencana banjir di Indonesia selama 2016 ini :

  • Banjir Jabodetabek, Januari-Maret 2016
    Proyek pembuatan banjir kanal barat dan banjir kanal timur di wilayah DKI Jakarta ternyata tidak serta merta menjadikan ibukota terbebas dari bencana banjir. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan bahwa pada awal 2016, banjir Jakarta berkurang 43% namun ternyata, Januari-Maret silam, daerah rawan banjir seperti Kampung Pulo, Kelapa Gading, hingga daerah elit seperti Menteng, Kemang dan sekitarnya masih dihantui bencana ini. Bogor, Tangerang, Bekasi hingga Depok pun tak luput tergenang genangan air akibat dari hujan yang tak kunjung surut.

    Image result for banjir kemang januari

    Banjir Kemang, Januari 2016

  • Banjir Sorong, Papua Juli 2016
    Kala itu, banjir yang cukup parah menghantam kota Sorong, Papua. Daerah timur Indonesia yang biasanya jarang terkena efek dari bencana banjir, pada Juli 2016 lalu dilanda banjir Bandang yang meluluhlantakkan sejumlah kompleks perumahan Malanu Kampung, kompleks Harapan Indah dan kompleks Arteri kota Sorong, sejumlah sekolah juga terpaksa diliburkan akibat banjir ini. Buruknya kondisi sistem drainase serta adanya perusakan hutan konservasi diduga menjadi pemicu utama banjir kali ini.

    Sistem drainase yang buruk serta rusaknya hutan konservasi diduga adalah penyebab utama terjadinya banjir Sorong.

  • Banjir Garut, September 2016
    Masih ingat di benak kita, September lalu daerah Parahyangan, tepatnya kabupaten Garut dilanda banjir bandang, bencana ini dapat dikategorikan sebagai bencana nasional. Pasalnya, belasan orang tewas serta sejumlah penduduk lainnya dikabarkan hilang. Kondisi diperparah dengan pernyataan dari BPBD Jawa Barat bahwa sedikitnya 500 keluarga di tujuh kecamatan kabupaten Garut terkena dampak buruk dari bencana ini. Kondisi Garut pasca banjir bandang hingga saat ini masih belum benar-benar pulih, ratusan rumah masih belum diperbaiki serta banyak sarana prasarana yang masih lumpuh.
Image result for banjir garut september

Kondisi pasca banjir Garut, hingga Desember 2016 banyak rumah warga yang masih porak-poranda

  • Banjir Bima, Desember 2016
    Di penghujung tahun, wilayah timur Indonesia, kali ini kembali jadi sasaran terjadinya banjir Bandang. Bima, kota perbatasan antara wilayah Nusa Tenggara Barat dengan Nusa Tenggara Timur diterjang banjir bandang pada 21 Desember 2016. Sebanyak 104.378 jiwa mengungsi dan sampai artikel ini diturunkan, sulitnya sinyal serta keterbatasan dalam penyaluran bantuan masih terjadi. Disadur dari website resmi ACT, https://act.id/id/whats-happening/view/3470/ada-104-ribu-pengungsi-bima-tetap-butuh-pasokan-pangan , kondisi terakhir banjir Bima suasana daerah terdampak masih gelap gulita karena aliran listrik masih belum mengalir secara baik, selain itu sampah bekas banjir masih berserakan dimana-mana.

    Suasana Bima pasca Banjir Bandang (27/12)

    Sumber : SindoNews, Liputan6

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *