Pasca Kebakaran Hutan, Awal Bulan Mei Pendakian Gunung Semeru Dibuka Kembali

By | 30/04/2016

pendakian-semeru

Siapa yang tak mengenal Gunung Semeru? Puncak tertinggi di Pulau Jawa ini selalu menjadi titik puncak yang paling didambakan oleh banyak anak muda di Indonesia. Maka dari itu wajar jika pendakian Gunung Bromo ini selalu penuh tiap momen pendakian di pertengahan tahun, ketika musim hujan sudah berhenti.

Setelah menunggu sekian lama sekitar empat bulan setelah pendakian Gunung Semeru sempat ditutup, kini pendakian Semeru kabarnya akan segera dibuka kembali. Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru mengatakan bahwa jalur pendakian ke Gunung Semeru, puncak tertinggi di Pulau Jawa akan dibuka kembali pada tanggal 1 Mei mendatang.

Sebelumnya, penutupan jalur pendakian Gunung Semeru ini dilakukan untuk mengembalikan atau memulihkan kembali ekosistem alam kawasan Gunung Semeru dan sekitarnya, termasuk kawasan Gunung Bromo. Terutama mengingat di musim kemarau panjang tahun lalu, beberapa bagian dari Gunung Semeru sempat mengalami kebakaran hutan yang menghanguskan ekosistem.

Selain mempertimbangkan kondisi pasca kebakaran hutan, pembukaan kembali pendakian Gunung Semeru ini juga mempertimbangkan keputusan dari Badan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVBMG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral di Bandung. Pasalnya belum lama ini aktivitas vulkanis di Gunung Semeru sempat meningkat, berbahaya bagi para pendaki.

Namun kini, mulai 1 Mei besok, pendakian Gunung Semeru mulai dibuka kembali sepanjang rute pendakian dari pos Ranupane sampai dengan pos Kalimati. Kedua pos pendakian ini berjarak 14,9 kilometer dengan waktu tempuh normal sekitar 6 jam pendakian. ‘

Sebagai informasi bagi para pendaki Gunung Semeru, jumlah pendaki dibatasi hanya sebesar 500 pendaki tiap harinya. Satu orang wisatawan lokal dikenakan biaya administrasi pendakian sebesar Rp17.500 pada hari kerja, sedangkan di hari libur diharuskan membayar sebesar Rp22.500 per orang.

Sementara itu bagi wisatawan mancanegara, ongkos pendakian yang harus dibayarkan sebesar Rp 207.500 per orang di hari kerja, dan harus bayar tiket Rp 307.500 per orang di hari libur.

Selain itu, syarat lainnya yang harus dituruti sebelum melakukan pendakian ke gunung Semeru adalah harus mendaftarkan diri paling lambat satu minggu sebelum pendakian. Semua pendaki, tidak terkecuali juga harus mempersiapkan diri dengan membawa surat keterangan dokter, logistik yang cukup, mematuhi jalur pendakian yang sudah ditentukan, tidak membuat api unggun, dan yang paling penting selalu membawa pulang sampah jangan meninggalkan apapun kecuali jejak. (cal)

Img: wisatagunung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *