Apa Penyebab Kebakaran Hutan di Indonesia

By | 13/03/2016

Kebakaran Hutan Riau

Titik penyebab kebakaran hutan menjadi sorotan utama untuk pencegahan lebih dini masalah kebakaran hutan di Indonesia. Meskipun sekarang di musim hujan, namun kebakaran Hutan di Riau masih saja muncul dan berpotensi meluas. Tak lepas dari bencana asap di tahun lalu yang parah, kebakaran belum sepenuhnya tuntas, titik api penyebab kebakaran bisa saja muncul baik disengaja oleh oknum maupun titik api di dalam tanah.

Penyebab kebakaran hutan tersebut 90% disengaja manusia
Dikutip dari Rappler, berdasarkan laporan sebuah lembaga riset, faktor manusia merupakan penyebab kebakaran hutan di sejumlah provinsi. Lebih dari 90 persen kebakaran hutan disebabkan karena manusia, atau sengaja dibakar.

“Kebakaran hutan adalah kejahatan terorganisasi karena lebih dari sembilan puluh persen disebabkan manusia atau sengaja dibakar. Tujuannya membuka lahan perkebunan,” kata peneliti Center for International Forestry Research (CIFOR) Herry Purnomo di sela-sela Konferensi Jurnalis Sains Indonesia di Bogor, pekan lalu.

Guru besar Institut Pertanian Bogor (IPB) itu mengatakan pembakaran hutan merupakan cara yang paling murah dan cepat untuk mengubah lahan hutan menjadi kebun kelapa sawit, sekaligus mendongkrak harga lahan.

Parahnya, kebakaran sering meluas dan api sangat sulit dipadamkan. Disampaikan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya, bahwa kebakaran sulit dipadamkan karena baik di Kalimantan maupun Sumatera, titik api berada pada kedalaman tiga sampai lima meter di bawah tanah karena itulah karakteristik tanah gambut.

Penyebab lain kebakaran hutan yang juga sering terjadi

Sambaran petir pada hutan yang kering karena musim kemarau yang panjang.

Kecerobohan manusia antara lain membuang puntung rokok secara sembarangan dan lupa mematikan api di hutan perkemahan atau jalur pendakian.

Gesekan pohon pinus kering yang tumbang dan menyebabkan percikan api  penyulut kebakaran

(al)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *