3 Alasan Mengapa Fungsi Hutan Penting Bagi Kehidupan

By | 24/03/2016

fungsi hutan

Setiap tahunnya, Indonesia ikut meramaikan Peringatan Hari Hutan Sedunia yang jatuh pada tanggal 21 Maret. Indonesia sebagai salah satu negara dengan luasan hutan terluas di dunia sudah seharusnya mampu memaknai peringatan Hari Hutan Sedunia ini dengan lebih arif, yakni mengupayakan cara-cara terbaik untuk merawat hutan agar tetap lestari.

Namun sebelum bergerak lebih jauh untuk aksi merawat hutan, ada baiknya memahami dari hal yang paling sederhana tentang bagaimana sebetulnya fungsi hutan bagi kehidupan manusia?

Berikut adalah 3 alasan mengapa fungsi hutan penting bagi kehidupan manusia:

  1. Hutan adalah pabrik oksigen yang diperlukan untuk bernapas

Satu fungsi hutan yang paling utama dan paling penting bagi manusia adalah hutan yang menjadi pabrik dari oksigen yang diperlukan untuk bernapas bagi manusia. Hutan pun berfungsi untuk menyerap sebagian besar karbondioksida yang dikeluarkan oleh manusia. Sebab terlalu banyak zat karbon bagi Bumi tentu tak baik bagi lapisan ozon. Maka dari itu, keseimbangan alam pun tercipta ketika hutan memproduksi oksigen dan menyedot karbondioksida, kebalikannnya dari manusia yang butuh oksigen dan memproduksi karbondioksida. Menurut sebuah riset, Satu pohon dewasa bisa memproduksi oksigen yang cukup untuk bernafas 10 orang selama satu tahun.

  1. Hutan berfungsi sebagai rumah bagi keanekaragaman hayati atau biodiversitas

Hutan yang lebat dan masih alami adalah rumah yang paling nyaman bagi biodiversitas atau keanekaragaman hayati. Faktanya hutan adalah rumah bagi 80 persen spesies hewan dan tanaman yang Kita kenali sehari-hari, Hutan hujan tropis yang memiliki luasan wilayah paling luas di Indonesia menjadi rumah yang nyaman bagi berbagai burung langka dan orangutan yang terancam punah. Hampir sebagian besar proses rantai makanan berlangsung di dalam hutan.

  1. Fungsi hutan mencegah bencana banjir dan tanah longsor

Selain berfungsi sebagai sumber kehidupan, hutan pun memiliki fungsi penting untuk mencegah terjadinya bencana banjir dan tanah longsor. Tak bisa dipungkiri, banyaknya kejadian banjir di Indonesia selama bertahun-tahun terakhir adalah akibat dari makin hancurnya kondisi hutan. Padahal, akar pohon di dalam hutan yang kuat menjadi penyerap derasnya air hujan. Hutan yang berada di sekitar hulu akan menjadi penyerap air hujan dan akarnya menahan agar tanah tidak labil dan menjadi bencana longsor. Jika hutan di daerah hulu sudah hancur tidak terkendali karena penebangan liar dan keserakahan manusia lainnya, dampak buruknya sudah terlihat. Bencana banjir terjadi berturut-turut, menerjang kawasan hulu dan hilir sekaligus. (cal)

Baca juga Ini fungsi pohon dan hutan pencegah bencana

Img: mongabay

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *