Ahok: Saya Prediksi Banjir Jakarta Tahun 2016 tak Akan Berlangsung Lama

By | 14/01/2016

prediksi banjir jakarta

Banjir Jakarta menjadi tema yang selalu dibicarakan ketika musim hujan, di 2016 ini puncak musim hujan menurut prediksi Badan Meterologi dan Geofisika akan terjadi di bulan Februari – Maret. Di tangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) apakah prediksi banjir Jakarta akan terjadi parah atau sudah jauh lebih baik

Tak bisa dimungkiri, banjir Jakarta tetap jadi momok menakutkan. Sebab, bencana banjir selalu menghantam Jakarta hampir tiap tahun. Kerugiannya jelas lebih buruk dibandingkan sebuah teror yang meledakkan kantor pos polisi Sarinah.

Namun untuk mengantispasi banjir Jakarta di awal tahun 2016 ini, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan mantap memberikan himbauan pada masyarakat Ibukota agar tak perlu terlalu mencemaskan banjir. Ahok memprediksi bahwa jika memang Januari 2016 banir Jakarta kembali datang, impak dan durasinya tak akan berlangsung lama, seperti yang selalu terjadi tahun-tahun lalu.

Dikutip dari laman CNN Indonesia, Ahok mengatakan dengan tegas kalau hujan terjadi tiga hari berturut-turut sekalipun, Ia jamin akan langsung surut. Kecuali pompa penyedot airnya disabotase atau ada bendungan yang jebol. Sebabnya selama setahun terakhir Ahok mengaku sudah membenahi hampir semua saluran penyedot air di Kota Jakarta. Ia pun telah menginstruksikan seluruh lurah di Jakarta untuk mengetahui persis kondisi semua pompa di wilayahnya, termasuk mencari tahu apakah ada atau tidak bahan bakar pompa tersebut, jam berapa saja pompa bekerja dan tidak bekerja, dan lain sebagainya.

Bahkan pemerintah daerah DKI Jakarta telah mengalokasikan anggaran tak terduga khusus untuk banjir sebanyak kurang lebih Rp20 miliar sampai Rp50 miliar.

Di lain pihak, mengantisipasi banjir Jakarta di tahun 2016 ini, Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Sutopo Purwo Nugroho, mendorong Ahok untuk segera menetapkan status siaga darurat banjir bagi Kota Jakarta.

Menurut Sutopo, status siaga banjir itu akan memudahkan BNPB menerjunkan bantuan. Sebab, banjir Jakarta diprediksi akan melanda Ibukota pada minggu ketiga Januari 2016.

Menurut data yang diriset oleh BNPB, sebanyak 24.130 warga Jakarta berpotensi tinggi terdampak banjir. Kawasan tersebut di antaranya Kecamatan Kelapa Gading dan Kecamatan Cakung, kedua wilayah itu diperkirakan akan jadi wilayah paling terancam rendaman air tinggi yakni lebih dari 150 sentimeter. (cal)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *