2 Peringatan Cuaca Ekstrem dari BMKG untuk Pengguna Transportasi

By | 22/12/2015

pesawat-kalstar-tergelincir

Menjelang akhir tahun 2015, fenomena cuaca di hampir seluruh wilayah Indonesia kondisinya serupa, hujan deras yang datang terus menerus, dengan intensitas hujan yang semakin sering dan derasnya hujan yang semakin tak terbendung. Imbasnya, bencana alam yang berkaitan dengan hidrometeorologi pun mengancam di setiap jengkal Indonesia.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sudah mengeluarakan peringatan dini mengingat cuaca yang semakin buruk di pekan-pekan menjelang musim liburan akhir tahun 2015. Terlebih peringatan itu ditujukan pada pengguna transportasi, baik darat, laut maupun transportasi udara. Jangan sampai keselamatan transportasi tergadai lagi dan mengorbankan korban ratusan nyawa karena tak mengakui peringatan cauca buruk.

Sesuai dengan prediksi BMKG, hingga puncak musim hujan di Bulan Januari 2016 mendatang, perubahan cuaca di hampir seluruh wilayah Indonesia terlebih di wilayah Indonesia bagian barat akan berlangsung secara ekstrem.

Tengok saja bagaimana kondisi cuaca setiap harinya yang ditampilkan secatra realtime satu jam sekali di laman satelit.bmkg.go.id. Potensi terbentuknya awan cumulonimbus yang ditandai dengan warna merah menunjukkan dimana lokasi yangberpotensi badai atau angin kencang disertai dengan petir yang menyambar dan hujan sedang hingga lebat.

Berikut adalah 2 peringatan yang dirilis oleh BMKG bagi pengguna trasnportasi di Indonesia:

  1. Peringatan cuaca buruk untuk transportasi udara dan kelautan

Cuaca buruk adalah momok menakutkan bagi transportasi udara dan kelautan. Satu hal yang paling menjadi ancaman nyata adalah cuaca buruk di Desember 2015 ini diperkirakan terjadi dalam rentang waktu liburan panjang. Liburan adalah masa-masa peak-hour atau puncak dari kesibukan transportasi udara dan kelautan. BMKG memberikan peringatan dini agar lebih berhati-hati terhadap gelombang laut tinggi dan awan tebal cumulonimbus yang puncak awannya bahkan bisa mencapai ketinggian jelajah pesawat di atas 30 ribu kaki. Bahkan sepertinya peringatan BMKG sudah terbukti dalam dua kali kejadian transportasi sepekan terakhir di bulan Desember 2015. Pertama adalah tenggelamnya kapal Marina Baru di Teluk Bone, dan tergelincirnya pesawat Kalstar hingga ke luar landasan setelah sebelumnya mendarat di Bandara El Tari Kupang dalam kondisi hujan deras dan badai.

  1. Peringatan cuaca buruk bagi transportasi darat

Hujan deras bahkan kemungkinan munculnya hujan es juga menjadi peringatan kedua yang dirilis oleh BMKG bagi para pengguna transportasi darat. Cuaca ekstrem hujan es bisa berujung fatal bila menghantam kendaraan di darat yang sedang melaju dengan kecepatan tinggi. Tetap wasapada dan berhati-hati menyikapi cuaca buruk hingga puncak musim hujan di 2016 mendatang. (cal)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *